Skip to content

Begini Cara Ketahui Status BI Checking

Posted in Lain Lain

Sebelum mengajukan KPR dari bank, agar proses ini tidak sia-sia ada baiknya mengetahui terlebih dahulu status kredit yang terdaftar di Bank Indonesia. Dikenal dengan BI Checking, inilah sejarah pinjaman nasabah sehingga bisa diketahui apakah mereka terlambat mendapatkan kredit atau tidak.

Pasalnya, sejarah Sistem Informasi Utang (SID) Bank Indonesia selalu menjadi faktor penentu dalam menyetujui atau menolak permohonan kredit, termasuk masalah kredit properti. Mengutip Rumah.com, mengetahui status Cek BI sangatlah mudah. Masyarakat dapat memperoleh UID historisnya sendiri, melalui lembaga keuangan yang tergabung dalam Biro Informasi Perkreditan yang menyediakan alat pembiayaan / pembiayaan kepada masyarakat.

Selain itu, permintaan IDI History juga dapat dikirim ke Bank Indonesia dengan mendatangi meja informasi Bank Indonesia atau kantor Bank Indonesia setempat. Pengajuan permintaan juga dapat dilakukan secara online melalui website Bank Indonesia dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Setelah menerima tanggapan melalui email, hasil cetak dapat diambil di meja informasi Bank Indonesia atau kantor Bank Indonesia setempat.

Untuk mengambil hasil print, Anda akan diminta untuk mengirimkan fotokopi identitas yang menunjukkan identitas asli Anda, termasuk KTP / KTP atau KTP / KITAS. Berikut ini contoh formulir permintaan pengendalian BI yang dapat diisi secara online melalui website Bank Indonesia.

Tak jarang, pengajuan KPR ditolak karena calon debitur menghadapi masalah kredit macet dan masuk daftar hitam Bank Indonesia (BI). Apakah ini akhir dari impian Anda untuk memiliki rumah? Saya tau. Padahal, jika Anda sudah meminta kredit, termasuk kartu kredit, maka catatan pembayaran transaksi kredit akan ditampilkan secara otomatis. Jika Anda adalah pembeli rumah pertama kali dan masih ragu dengan target rumah Anda.

Pada dasarnya, Anda diberi waktu enam bulan untuk memulihkan peringkat Anda. Setelah kembali ke tingkat pertama, Anda hanya dapat mengajukan kredit baru. Jika sudah masuk posisi ketiga, Anda sudah mendapat peringatan. Cara terbaik, tentu saja, adalah membayar semua tunggakan ditambah denda.

Namun, Anda juga dapat menegosiasikan kembali ketentuan pembayaran dan penghitungan utang dengan bank. Ingin tahu dokumen apa saja yang perlu ditangani dalam proses pembelian real estat? Lihat informasi lebih lanjut di panduan Rumah.com.

Lalu bagaimana jika Anda masuk peringkat kelima? Tentu saja, Anda harus terus membayar cicilan Anda dan melunasi hutang pelunasan. Jika cicilan sudah ditetapkan dalam waktu tiga bulan, Anda bisa naik peringkat ketiga. Jika tiga bulan kemudian berjalan lancar, apalagi jika bisa segera melunasi utang, Anda bisa melanjutkan ke tahap pertama dan mengajukan kredit baru.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *