Cara menuju Pulau Tabuhan di Banyuwangi

Pulau Tabuhan, sebuah pulau yang terlihat jelas dari pantai Watudodol, telah membuat saya terpesona sejak lama. Terlihat dari jauh, kecil, di tengah-tengah laut biru besar. Pada hari Minggu pagi saya menerima undangan dengan seorang teman dari Tour Banyuwangi untuk piknik yang mengasyikkan ke Pulau Tabuhan. Meskipun terletak di tengah Laut Bali, pulau ini termasuk dalam Kabupaten Banyuwangi, hanya di Desa Bangsring, Kabupaten Wongsorejo, Banyuwangi. Pulau ini dapat dicapai dengan menyewa perahu dari berbagai tempat seperti Grand Watudodol, Bunder Bangsring dan Kampe. Jarak terdekat ke Pulau Tabuhan adalah dari Bangsring Beach or Fighting. Minggu lalu saya menggunakan jasa perjalanan melalui Kapal mulai dari Pantai Bangsring.

Dari kota Banyuwangi, pergilah ke arah Pelabuhan Ketapang – selanjutnya melewati Pelabuhan Ketapang hingga Pantai Watudodol (patung Gandrung) – pom bensin di sebelah kiri jalan – belok ke kanan – masjid rumah Griya (kiri jalan) – setelah melewati masjid , hanya di jauh akan ada tanda di depan rumah, cukup ikuti rambu lalu lintas, itu saja. Sesampainya di Pantai Bangsring, Anda dapat menyewa perahu dan berlayar hanya 15 menit.
Dari luar kota Banyuwangi: jika Anda naik kereta ke Banyuwangi, Anda bisa turun di stasiun Banyuwangi Baru dan terus naik ojek atau menyewa angkot, atau Anda bisa naik angkot ke terminal sritanjung dan naik bus ke Situbondo dan minta keluar di desa Bangsring (rumah apung). Jika Anda naik bus dari Surabaya, Anda dapat memilih bus dengan jalan utama di Bali atau Banyuwangi yang melewati Situbondo. Minta turun di Desa Bangsring (Rumah Terapung).

Sewa perahu mulai dari Rp. 500.000 pr. Kirim dengan hingga 10 penumpang. Fasilitas di kapal memastikan belokan aman. Tetapi jika Anda ingin snorkeling di Pulau Tabuhan, Anda dapat menyewa satu set alat snorkeling dalam bentuk jaket pelampung dan snorkeling seharga Rp. 30.000. Jika Anda membutuhkan sepatu katak, Anda membayar tambahan Rp 10.000-15.000. Pulau Tabuhan adalah pulau kecil yang hanya berkisar 5-6 ha. Pulau tak berpenghuni, tidak banyak pohon rindang yang bisa dijadikan tempat berteduh. Gelombang utara di sini cukup tenang, sebagian besar pengunjung snorkeling ke tempat ini. Mungkin tempat terbaik ada di daerah agak di tengah, kita bisa meminta bantuan dari kapten kapal yang kita sewa untuk bawa ke tempat itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *